ENSPIRIONSI ANDIKA II

Posted on 21 December, 2005 by ajoilous.
Categories: Uncategorized.

tika deru angin menyisir lalu
dingin malam menggigit tubuh mugelku
bingit tari sang nyamuk jelas kedengaran
menanti saat ketika untuk menyerang

tetap terpaku pandanganku kepada neon
tika itu jua deruan rintik hujan mencurah-curah
bagai tangisan pawana hampa kesepian
meratapi pemergian sinar sang rembulan

terjahan persoalan kelmarin masih membelenggui diri
masakan tidak daku terlantar sepi sendirian
mengupas persoalan satu demi satu
tentang apa itu erti entiti nyawa

mana mungkin aku bisa mengertikan semuanya
kerna aku masih mentah dalam kehidupan ini
belum cukup untukku menghadapi onak ranjau
namum kugagahi jua kudratku nan satu

perjalanan hidup ini banyak mengajarku
akan erti nyawa itu tersendiri
perit jerih meredah lautan kepayahan
berharap moga membawa kemanisan di akhirnya

namun aku pasrah terhadap takdir dan ketentuan
kerna perjalanan hidupku masih panjang
bisa mungkin ranjua yang menanti tibaku
akan menjangkaui kecekalan sukmaku ini

ENSPIRIONSI ANDIKA I

Posted on 19 December, 2005 by ajoilous.
Categories: Uncategorized.

ANDAI MUNGKIN SANG BAYU BERBICARA
BISA AKU BERLIPUR-LARA DONGENGAN KITA
TATKALA REMBULAN MENERANGI CAHAYA KASIH
DALAM DIAM BERTAUT UTUH MENJALIN KEMESRAAN

ANDAI MUNGKIN SANG AWAN  MENARI
AKAN KUPERSEMBAH GEMALAI TARIMU DI SINGGAHSANA
TATKALA BEBURUNG BERSIUL RIANG TERPESONA
BISA KUNYANYIKAN BALADA RINDU DI KALBU

ANDAI MUNGKIN SANG OMBAK DITEMPA
BISA KUDIRIKAN MAHLIGAI JERNIH KEPADAMU
TATKALA LIUK LINTUK IKAN MENARI-NARI
AKAN KULAFAZ BICARA CINTA BUATMU TERISTIMEWA

ANDAI SEMUA ITU BISA TERJADI
ANDAI SEGALA-GALANYA SEINDAH FANTASI
ANDAI AKU MAMPU MENCURAH CINTA YANG TERPERAM
ANDAI SUATU TIKA AKU KETEMU AKAN DIRIMU

AKU INSAN BIASA

Posted on 1 December, 2005 by ajoilous.
Categories: Uncategorized.

TITIS JERNIH MUTIARA DINGIN SUBUH
GUGURNYA MEMBAWA SERIBU SATU MAKNA
SAHUTAN AYAM SAMBUNG MENYAMBUNG KERIANGAN
GEMERSIH ALUNAN MENYERU KEBANGKITAN INSANI

HEMBUS BAYU PAGI TERASA KEDINGINANNYA
AKU TERCATUK DI MUKA PINTU
MERENUNG JAUH KEGELAPAN PAGI
SILIH BERGANTI NYANYIAN BEBURUNG

SATU PERSATU INSANI MULAI HIDUP
DERUMAN JERNIH ALIRAN MUTIARA LANGIT
MENYEGAR KELAYAUAN YANG MENGHIMPIT DIRI
MEMBERI NAFAS BARU MENEROKAI KEHIDUPAN

DI BALIK SIULAN BEBURUNG KELAPARAN
AKU BERTELAKU SUJUD MENGHADAPNYA
ALUNAN WIRID DAN DOA KESYAHDUAN
MENGISI KEKOSONGAN TERBUKU DI KALBU

SENYUM DAN TAWA PENGUBAT LARA
TIKA MANA KESUMA KEDUKAAN
AKU BERBICARA BERSAMA SUKMAKU
AKAN APA SALAH DAN SILAPKU

APA MUNGKIN AKU PERBETULKAN DIRI?
ADA MUNGKIN AKU TERSILAP LANGKAH?
APA MUNGKIN AKU BICARA KOTOR?
ATAU MUNGKIN AKU KURANG WASPADA?

Tinta TIrai Syawal

Posted on by ajoilous.
Categories: Uncategorized.

2 Disember 2005 - tika mana syawal yang berkunjung tiba pada detik 3 November lalu mengundur diri. Walaupun akan berlalu pergi moga rohnya tetap hidup sepertimana hidupnya roh Ramadan. Sebulan Syawal yang lalu, terlalu banyak dongengan yang melayari perlusuran duniaku. Gegak gempita, hujan panas yang aku lalui…sudah pun reda…dan kini deruan pancaroba Zulkaedah meniti tiap detik dan ruang untuk aku tempuhi…dengan apa cara sekali pun.

Walaubagaimana pun, setidak-tidaknya, Syawal lalu sedikit sebanyak meninggalkan 1001 kenangan buatku. Biarlah ianya penambah koleksi kenangan yang sedia ada agar aku bisa mengenal susur galurku agar tiada aku tersimpang jauh dan kacang melupai kulitnya. Minta bangat aku dijauhkan perkara sedemikian..aku tidak bisa merobohkan mahligai indah yang terancang binanya sekian lama. Biarlah ia cuma mainan mimpi semata-mata, bukan realiti suatu kenyataan.

Aku bersyukur dengan apa yang aku nikmati selama ini hinggalah sekarang dan yang akan mendatang. Aku yakih benar akan segala-galanya adalah ketentuan dan pemberian Illahi. Moga segala-galanya diperpanjangkan dan diberkati serta bertambah-tambah hendaknya. Paling utama, aku perlu jaga dan perhalusi 5 yang utama itu. Kerna 5 yang utama itu wajib disempurnakan walau apa kondisi sekali pun. Ya…aku harus pegang 5 itu sekuat dan seutuh mungkin agar tiba biasa ianya lolos dari diriku. Siapa mungkin mengerti apa akan terjadi kepadaku tika yang 5 itu tiada bersamaku…moga disatukan hatiku oleh Illahi.

Pikirku….sudah empuk kiranya aku menoktahi penyampaianku buat kali ini di sini. Aku bilang aku jua harus merenungi diri tentang perilakuku…agar aku menjadi aku yang lebih molek. Aku pikir…pastinya jika seseorang itu mendalami perilakunya akan pasti merobah silapnya dan menjadi seseorang yang lebih molek dari sebelumnya. Harap bangat aku melihat perubahan dalam diriku dan teman-teman sekalian. Aku cuma betah berkata-kata sebegini, enggak bisa menutur bicara seandainya….aku pasti ini adalah kebetahanku dan aku akan terus membetahinya sebegini…..